IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (humas) Bengkalis – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis menyelenggarakan sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama bagi Mahasiswa Baru melalui Rumah Moderasi Beragama (RMB) dengan tema “Merajut Harmoni Meneguhkan Moderasi untuk Indonesia Damai” pada Kamis (23/10/2025).
Kegiatan berlangsung di Gedung Student Center dan dibuka oleh Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. H. Abu Anwar, M.Ag

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur pimpinan seperti Para Wakil Ketua, Kasubag, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, Ketua RMB serta sejumlah Dosen IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
Berdasarkan laporan Ketua Pelaksana, Asruari Misda, MA, Sosialisasi Moderasi Beragama ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dengan jumlah 648 yang berasal dari 14 Program Studi dan 3 Jurusan yang ada di IAIN Datuk Laksemana Bengkalis. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dosen UIN Suska Riau Dr. H. M. Ridwan Hasbi, Lc, MA. Selain itu kegiatan juga diisi oleh Rektor dan Ketua RMB IAIN Datuk Laksemana Bengkalis

Dalam penyampaiannya, Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. H. Abu Anwar, M.Ag menerangkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman yang baik tentang moderasi beragama. Sebagai mahasiswa PTKIN sudah sepatutnya faham dan memiliki sikap moderat di tengah keberagaman Masyarakat.
“ Di masa Nabi Muhammad sikap Moderasi ini telah diajarkan kepada kita, mengajarkan sikap seimbang dan saling toleransi, dengan tidak mudah mendoktrin orang lain salah, dan kita selalu benar,” Ungkap Rektor.
Amrizal, M.Ag yang turut menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut memberi penjelasan kepada mahasiswa tentang pentingnya untuk menerapkan sikap moderasi di tengah banyak nya isu yang terjadi disekitar kita. Beliau mengajak mahasiswa IAIN Datuk Laksemana bengkalis untuk cerdas dalama mengelola pemikiran agar tetap kritis, berkarakter moderat, toleran dan mampu menghargai keberagaman.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IAIN terus berkomitmen dalam menciptakan kehidupan yang damai, inklusif, dan harmonis dengan memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di kalangan mahasiswa.








