IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (humas) Bengkalis – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kolaborasi antarlembaga. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dengan Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Riau pada Senin (22/12/2025). Pertemuan strategis ini berlangsung di ruang Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
Kegiatan penjajakan kerja sama ini dirancang khusus untuk memacu pengembangan perpustakaan di kedua belah pihak. Fokus utamanya adalah meningkatkan kolaborasi dalam penyelenggaraan serta pengelolaan perpustakaan yang lebih modern dan terintegrasi. Dengan adanya MoU ini, diharapkan terjadi pertukaran sumber daya informasi yang lebih masif guna mendukung kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik di bidang keislaman maupun kesehatan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. Jarir, M.Ag., yang datang mewakili Rektor. Beliau didampingi oleh Kepala Perpustakaan IAIN Bengkalis, Suhaila, S.IP. Sementara itu, dari pihak Poltekkes Kemenkes Riau hadir Kepala Perpustakaan Siti Aisyah, S.IP., bersama pustakawan Dzikrullah, S.IP. Meskipun dilaksanakan secara sederhana, suasana pertemuan terasa sangat hangat dan dipenuhi semangat kekeluargaan.
Dalam arahannya, Dr. Jarir, M.Ag., menyampaikan bahwa perpustakaan merupakan jantung dari setiap institusi pendidikan. Beliau menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam pengelolaan koleksi.
“Penandatanganan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata kita untuk menciptakan ekosistem literasi yang lebih dinamis. Saya berharap kerja sama ini dapat membuka pintu bagi mahasiswa dan dosen untuk mengakses literatur yang lebih luas melalui sistem manajemen perpustakaan yang saling terhubung,” ujar Dr. Jarir.
Sejalan dengan hal itu, Kepala Perpustakaan IAIN Bengkalis, Suhaila, S.IP., mengungkapkan rasa optimisnya terhadap kemajuan perpustakaan ke depan. Beliau menilai bahwa setiap perpustakaan memiliki keunikan dan keunggulan masing-masing yang bisa saling melengkapi.
“Kami ingin menjadikan perpustakaan IAIN sebagai pusat pembelajaran yang nyaman dan inovatif. Melalui MoU ini, kami bisa saling bertukar pengalaman dengan Poltekkes Riau mengenai tata kelola digital dan optimalisasi layanan pemustaka,” kata Suhaila.
Dari pihak mitra, Siti Aisyah, S.IP., selaku Kepala Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Riau, mengapresiasi sambutan hangat dari pihak IAIN Bengkalis. Menurutnya, sinergi ini akan memberikan warna baru dalam pengelolaan informasi akademik dan persiapan akreditasi perpustakaan.
“Meskipun rumpun ilmu kami berbeda, namun prinsip pengelolaan informasi publik dan pelayanan prima adalah sama. Kami sangat senang bisa berbagi masukan demi memajukan kualitas perpustakaan masing-masing di era disrupsi informasi ini,” tuturnya.
Agenda penandatanganan ini kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan saling bertukar pengalaman antar pustakawan. Mereka saling membedah tantangan dalam pengelolaan literasi digital, pemeliharaan koleksi fisik, hingga strategi meningkatkan minat baca mahasiswa. Dengan resminya kerja sama ini, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Poltekkes Kemenkes Riau siap melangkah bersama menuju standar perpustakaan yang lebih unggul dan inovatif.








