IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (huma) Bengkalis – Program Studi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Sinergi Akademisi dan Praktisi Keuangan Syariah dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Keuangan Syariah Santri Berbasis Nilai Keislaman, Kemelayuan, dan Digitalisasi” pada Kamis, 20 November 2025. Kegiatan ini bertempat di Pondok Pesantren Sholawat Al Burdah Baa Khalish Bengkalis dan diikuti oleh para santri dengan penuh antusias.
Kegiatan PKM ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan memperkuat peran perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di lingkungan pesantren. Melalui kolaborasi akademisi dan praktisi, santri dibekali pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan keuangan syariah yang berlandaskan nilai keislaman, kearifan lokal kemelayuan, serta adaptif terhadap perkembangan digital.
Praktisi keuangan syariah yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Bengkalis, yakni Ilham Khalid, S.Si., M.E. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan materi terkait peran lembaga keuangan syariah, pentingnya literasi keuangan sejak dini, serta pengenalan layanan dan produk keuangan syariah berbasis digital yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Sementara itu, narasumber dari kalangan akademisi berasal dari seluruh dosen Program Studi Akuntansi Syariah IAIN Datuk Laksemana Bengkalis. Para dosen menyampaikan materi yang bersifat konseptual dan aplikatif mengenai prinsip-prinsip dasar keuangan dan akuntansi syariah, perencanaan keuangan yang sesuai syariah, serta penanaman nilai amanah dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan kompetensi santri dalam mengelola keuangan secara bijak dan sesuai prinsip syariah. “Santri diharapkan tidak hanya unggul dalam pemahaman keagamaan, tetapi juga memiliki kecakapan finansial yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” ujarnya.
Pihak pondok pesantren menyambut baik kegiatan ini dan berharap sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi dapat terus berlanjut dalam bentuk program-program edukatif lainnya. Kegiatan ini dinilai memberikan manfaat langsung bagi santri dalam meningkatkan pemahaman literasi keuangan syariah yang kontekstual dan aplikatif.
Melalui kegiatan PKM ini, Program Studi Akuntansi Syariah IAIN Datuk Laksemana Bengkalis menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi keuangan syariah dalam membangun masyarakat yang melek finansial dan berlandaskan nilai-nilai Islam







