IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (humas) Bengkalis – Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah IAIN Datuk Laksemana Bengkalis melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Membangun Generasi Z yang Cerdas, Aman, dan Beretika dalam Memanfaatkan Teknologi Digital”di SMK Negeri 1 Bengkalis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab di era digital.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan pemahaman mengenai etika penggunaan QRIS di kalangan Generasi Z, khususnya siswa-siswi SMK Negeri 1 Bengkalis. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pengetahuan tentang pentingnya memanfaatkan teknologi pembayaran digital secara bijak dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan etika dalam bertransaksi.
Kegiatan tersebut didampingi oleh Dosen Pembimbing,H. Imam Hakim, S.P., M.Si., serta dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang terdiri atas Dwi Arni Syakila sebagai Ketua Pelaksana, Bunga Manja Avrilia sebagai MC, Lili Artati sebagai Moderator, Amiratul Afifah sebagai Pemateri I, Novi Astria Ningsih sebagai Pemateri II sekaligus pembaca ayat suci Al-Qur’an,Levi Yani sebagai Fasilitator, serta Dwika Putri Pameling dan Siti Mahmudah sebagai tim dokumentasi.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan diikuti oleh siswa serta guru SMK Negeri 1 Bengkalis. Dalam sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pengertian QRIS, manfaat pembayaran digital, serta berbagai etika yang perlu diterapkan dalam melakukan transaksi non-tunai. Materi yang disampaikan juga mencakup cara menjaga keamanan data pribadi, mengenali berbagai modus penipuan digital, serta pentingnya mengelola keuangan secara bijak melalui platform pembayaran elektronik.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa Generasi Z merupakan kelompok yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi digital. Oleh karena itu, mereka memiliki peran penting dalam menciptakan budaya transaksi digital yang aman, bertanggung jawab, dan beretika. Melalui pemahaman yang baik mengenai QRIS, diharapkan para siswa dapat memanfaatkan kemudahan teknologi tanpa mengabaikan aspek keamanan, kehati-hatian, dan etika digital.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman serta berbagai pertanyaan terkait penggunaan QRIS dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, khususnya mengenai keamanan transaksi digital dan cara menghindari berbagai bentuk penipuan online yang marak terjadi saat ini.
Sebagai bentuk evaluasi pemahaman peserta, panitia juga mengadakan sesi kuis. Sebanyak lima peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan. Selain itu, panitia juga menyediakan konsumsi berupa makanan ringan bagi seluruh peserta dan dosen pembimbing.
Pada akhir kegiatan, seluruh peserta menerima sertifikat sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas partisipasi mereka dalam mengikuti kegiatan sosialisasi. Pemberian sertifikat ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai literasi keuangan digital.
Wakil Kepala Sekolah dan majelis guru SMK Negeri 1 Bengkalis memberikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Mereka menilai bahwa sosialisasi ini memberikan manfaat yang besar dalam menambah wawasan siswa mengenai penggunaan QRIS yang aman, bijak, dan bertanggung jawab, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya etika dalam bertransaksi di era digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMK Negeri 1 Bengkalis semakin memahami pentingnya literasi keuangan digital serta mampu menerapkan prinsip-prinsip penggunaan QRIS yang aman, cerdas, dan beretika dalam setiap aktivitas transaksi digital yang mereka lakukan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dalam mendukung peningkatan literasi digital dan keuangan di lingkungan pendidikan.







