IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (humas) Kepulauan Meranti – Sebanyak 450 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pelepasan peserta KKN dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (13/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar.
Acara pelepasan dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M., jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Wira Sugiarto, S.IP., M.Pd.I., para dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.
Pada pelaksanaan KKN tahun ini, mahasiswa akan melaksanakan pengabdian selama kurang lebih 40 hari, terhitung sejak 12 Juli hingga 19 Agustus 2026. Mereka ditempatkan di 62 titik pengabdian yang tersebar pada 20 desa di lima kecamatan, yakni Tebing Tinggi Timur, Rangsang, Rangsang Pesisir, Merbau, dan Pulau Merbau.
Ketua LPPM IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Wira Sugiarto, S.IP., M.Pd.I., menjelaskan bahwa KKN Bina Desa Berkelanjutan merupakan program yang telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi media bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dalam memahami kehidupan sosial masyarakat secara langsung.
“Kami menitipkan mahasiswa kepada pemerintah daerah dan masyarakat Kepulauan Meranti. Semoga selama menjalankan KKN mereka mampu menjaga nama baik almamater, membangun komunikasi yang harmonis, serta memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Wira.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, menyampaikan apresiasi kepada IAIN Datuk Laksemana Bengkalis yang terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah melalui pelaksanaan program KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Ia berpesan agar seluruh peserta KKN mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat pengabdian, menjaga etika, menghormati adat istiadat setempat, serta mengedepankan sikap santun dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan keagamaan, literasi digital, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi desa.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi bersama perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan atribut KKN kepada perwakilan mahasiswa oleh Bupati Kepulauan Meranti, dilanjutkan dengan doa bersama, salam-salaman, serta foto bersama sebagai simbol dimulainya pengabdian mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis di tengah masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.







