IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (humas) Bengkalis – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis menggelar Rapat Dosen yang berlangsung khidmat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh proses belajar mengajar berjalan optimal dan selaras dengan visi institusi dalam menghadirkan tenaga pendidik yang berkualitas. Senin (09/03/2026)
Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan tinggi kampus, di antaranya Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Supardi Ritonga, M.A., Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dr. H. Nasrun Harahap, S.Pd., M.A., serta Wakil Dekan, Dr. Wan Muhammad Fariq, Lc., M.Pd. Seluruh tenaga pendidik di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan turut hadir memenuhi ruangan, menunjukkan antusiasme dan komitmen yang kuat dalam menyambut kalender akademik baru.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Dr. H. Nasrun Harahap menekankan pentingnya sinergi kolektif antar dosen di lingkungan fakultas. Beliau berharap agar semester ini menjadi momentum bagi para dosen untuk meningkatkan kinerja dengan semangat baru yang lebih progresif.
“Kolaborasi adalah kunci. Saya berharap kinerja pendidik Tarbiyah semakin maju ke depannya dengan semangat baru serta keberanian untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor I, Dr. Supardi Ritonga, M.A., memberikan arahan mengenai arah kebijakan akademik kampus yang kini semakin menitikberatkan pada teknologi. Beliau menyampaikan harapan besar agar proses pembelajaran dapat berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta digital. Menurutnya, pola ini akan memudahkan dalam menjangkau generasi mahasiswa yang sangat akrab dengan dunia digital.

Salah satu agenda utama dalam rapat ini adalah sesi persamaan persepsi mengenai penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Materi ini disampaikan secara komprehensif oleh Khairul Azan, yang membedah standar teknis penyusunan perangkat ajar.
Langkah penyamaan persepsi ini bertujuan agar rancangan ajar seluruh dosen memiliki keseragaman secara administratif dan substansial. Dengan standarisasi berbasis OBE, diharapkan capaian pembelajaran mahasiswa menjadi lebih terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Keseragaman ini dinilai sangat penting bagi fakultas untuk menjaga kualitas mutu akademik serta mempermudah proses evaluasi di akhir semester nanti.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif antara pimpinan dan para dosen mengenai kendala teknis maupun administratif yang dihadapi. Dengan persiapan yang matang dan fokus pada inovasi digital serta standarisasi OBE, FTIK IAIN Datuk Laksemana Bengkalis menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan perkuliahan semester genap 2025/2026 dengan standar pelayanan akademik yang prima bagi seluruh mahasiswa.







