IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (humas) Bengkalis – Semangat syiar Islam terpancar kuat dari sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, dengan menggelar aksi Safari Ramadhan, Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Mujahiddin Air Putih pada Sabtu malam (06/03/2026).
Mengusung tema inspiratif “Mencetak Generasi Unggul melalui Manajemen Dakwah”, agenda ini bukan sekadar rutinitas organisasi tahunan. Safari ini dirancang sebagai jembatan emosional untuk mempererat silaturahmi antara civitas akademika dengan masyarakat. Bagi para mahasiswa, momen ini menjadi panggung nyata untuk menguji kompetensi dan teori manajemen dakwah yang selama ini mereka pelajari di bangku perkuliahan.
Suasana religius menyelimuti masjid saat para mahasiswa berbaur dengan warga untuk melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah. Usai ibadah, sesi tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa menjadi magnet utama. Dalam ceramahnya, mereka mengajak jamaah untuk menjadikan bulan suci sebagai momentum emas dalam memperbaiki perilaku (akhlaqul karimah) serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah di tengah tantangan zaman.
Ketua Panitia pelaksana menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat adalah wujud nyata dari pengabdian. Melalui interaksi ini, mahasiswa ditantang untuk mengasah kemampuan komunikasi dakwah, melatih jiwa kepemimpinan, hingga kecakapan dalam mengelola acara keagamaan secara profesional. “Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa dakwah siap terjun dan memberi warna positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Respon hangat pun mengalir dari jamaah Masjid Mujahiddin. Kehadiran energi muda dari IAIN Datuk Laksemana Bengkalis ini dinilai memberikan suasana baru yang lebih hidup dan menyemangati warga dalam beribadah. Dengan suksesnya kegiatan ini, HMPS Manajemen Dakwah berharap sinergi antara dunia kampus dan masyarakat terus terjaga, sekaligus melahirkan kader dakwah yang cerdas secara intelektual namun tetap rendah hati dan peduli pada syiar Islam di lingkungannya.







