IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (Humas) Bengkalis – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis menerima kunjungan dan pemantauan langsung dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama melalui Inspektorat V terhadap proyek pembangunan Gedung Laboratorium Program Studi Terpadu Tahun Anggaran 2026. Kegiatan peninjauan yang melihat langsung kesesuaian pelaksanaan pembangunan bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini berlangsung di lingkungan kampus IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau (20/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, hadir langsung mendampingi tim pusat Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. H. Abu Anwar, M.Ag., bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga menjabat sebagai Kabag Akademik dan Umum IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. Edi Purnomo, M.Ag., serta turut serta para staf perencana dan keuangan kampus. Kehadiran jajaran pimpinan dan pejabat internal ini menunjukkan komitmen penuh pihak kampus dalam mengawal transparansi serta akuntabilitas proyek strategis tersebut.
Inspektur V Itjen Kemenag, Muhamad Iqbal,S.E,. M.M. menyampaikan bahwa pemantauan pembangunan ini tidak hanya melihat progres pekerjaan secara fisik, tetapi juga memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan teknis yang berlaku.
“Pembangunan harus dilaksanakan sesuai perencanaan dan ketentuan teknis yang berlaku. Mutu dan standar kualitas perlu dijaga agar bangunan yang dihasilkan layak, aman, dan dapat memberikan manfaat sesuai peruntukannya,” ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan.
Lebih lanjut, pemantauan dilakukan melalui verifikasi dokumen dan peninjauan fisik guna melihat kesesuaian antara perencanaan dengan pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Tim Itjen Kemenag juga memberikan masukan pada sejumlah aspek teknis dan administratif sebagai bagian dari pengendalian risiko selama proses pembangunan berlangsung. Menurut Muhamad Iqbal, pengendalian sejak tahap pelaksanaan penting dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kendala sejak awal sehingga dapat segera ditangani agar pembangunan berjalan sesuai target dan memenuhi standar mutu.
Menanggapi kegiatan pengawasan tersebut, Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Abu Anwar, menyambut baik pemantauan yang dilakukan oleh Itjen Kemenag. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penting untuk memastikan pembangunan berjalan tertib serta mendukung tersedianya fasilitas pendidikan yang representatif dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas akademika.
“Pemantauan dari Itjen Kemenag sangat berarti bagi kami. Kami berharap pembangunan laboratorium ini dapat terlaksana dengan baik, memenuhi standar yang ditetapkan, dan nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran serta kegiatan akademik di IAIN Datuk Laksemana Bengkalis,” ungkap Rektor.
Gedung Laboratorium Program Studi Terpadu tersebut diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas pendukung utama kegiatan akademik dan riset di kampus. Kehadiran fasilitas modern ini diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran secara menyeluruh serta mendongkrak kualitas layanan pendidikan tinggi keagamaan di IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
Melalui pemantauan ini, Itjen Kemenag menjalankan fungsi pengawasan agar proyek yang dibiayai melalui dana SBSN terlaksana sesuai regulasi. Dalam peninjauan tersebut, Inspektur V Muhamad Iqbal didampingi oleh Muh. Mumtahin Balya Hulaimy selaku Pengendali Teknis, Muh. Fahrudin Zuhri selaku Ketua Tim, serta Murti Andini, Djubaedah, dan Heri Muchtarom sebagai anggota tim.








