IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (Humas) Kecamatan Rangsang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis kembali menunjukkan aksi nyata pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi di Kantor Desa Wonosari, Selasa (18/08/2026). Kegiatan ini difokuskan pada upaya peningkatan pemanfaatan potensi lokal secara kreatif, ekonomis, serta ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut mengangkat dua materi utama yang sangat aplikatif, yakni “Sosialisasi Pemanfaatan Pupuk Organik Cair” serta “Inovasi Pembuatan Briket dari Pelepah Kelapa sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan.” Tujuannya adalah membekali masyarakat dengan wawasan baru untuk mengolah bahan di sekitar agar memiliki nilai guna yang lebih tinggi.
Rangkaian acara diawali dengan laporan dari Ketua Pelaksana, Erwin Syahwira. Dalam sambutannya, Erwin berharap ilmu yang disampaikan dapat diaplikasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari guna mengurangi permasalahan limbah serta membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal yang lebih produktif.

Acara tersebut kemudian dibuka secara resmi oleh Pj. Kepala Desa Wonosari, Bapak H. Muhammad Taufik, S.IP. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif mahasiswa KKN yang telah menghadirkan program pemberdayaan dengan manfaat langsung bagi warga desa.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga serta dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan setempat, mulai dari Kepala Dusun 1, Kepala Dusun 2, RW 1, RW 2, RW 3, hingga jajaran perangkat RT. Kehadiran para tokoh masyarakat ini mencerminkan dukungan kuat terhadap program pemberdayaan tersebut.
Selama sesi pemaparan materi, peserta mendapatkan edukasi mendalam mengenai pembuatan pupuk organik cair untuk mendukung sektor pertanian, serta tata cara mengolah limbah pelepah kelapa menjadi briket sebagai sumber energi alternatif. Suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif dengan tingginya antusiasme warga dalam berdiskusi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis berharap masyarakat Desa Wonosari semakin mandiri dan kreatif dalam mengoptimalkan limbah menjadi produk bernilai guna, sekaligus menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih dan berkelanjutan.







