IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (humas) Bengkalis – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis melalui Pusat Studi Moderasi Beragama menggelar kegiatan Youth Interfaith Dialogue: “Merawat Harmoni dalam Keberagaman” di Sekolah Dharma Maitreya Bengkalis. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperkuat nilai toleransi, saling menghormati, dan membangun kehidupan sosial yang harmonis dalam keberagaman, Kamis (25/06/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. H. Abu Anwar, M.Ag dengan didampingi Kepala Pusat Studi Moderasi Beragama IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, H. Amrizal, M.Ag. Hadir juga Ketua Yayasan Prjanamitra Maitreya Cabang Bengkalis, serta Ketua dan Pengurus IKPTB Cabang Bengkalis.
Kepala Pusat Studi Moderasi Beragama IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, H. Amrizal, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memperkuat moderasi beragama, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, dialog lintas iman menjadi langkah nyata untuk membangun ruang komunikasi yang sehat antarumat beragama. Dengan adanya pertemuan dan pertukaran gagasan, diharapkan tumbuh pemahaman bahwa keberagaman merupakan kekayaan yang perlu dijaga bersama.
“Melalui kegiatan ini, kita berikhtiar mempertahankan kerukunan, kedamaian, dan keharmonisan di tengah perbedaan. Generasi muda perlu dibekali pemahaman bahwa toleransi bukan hanya sekadar menghargai perbedaan, tetapi juga membangun kerja sama dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis mengapresiasi pelaksanaan Youth Interfaith Dialogue tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dalam membangun karakter generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, sikap terbuka, serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang damai.
Youth Interfaith Dialogue menghadirkan narasumber Dr. H. Lukman, S.Si., MA yang merupakan Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama dan Hubungan Luar Negeri MUI Kabupaten Bengkalis, serta Supendi, S.Ag yang merupakan Ketua Cabang Permabudhi Bengkalis. Dialog berlangsung dengan dipandu oleh moderator H. Ruliono, S.Sos., M.Si.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai pandangan terkait kehidupan keberagamaan di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan Youth Interfaith Dialogue ini, Pusat Studi Moderasi Beragama IAIN Datuk Laksemana Bengkalis berharap dapat terus memperluas gerakan moderasi beragama serta melahirkan generasi muda yang mampu menjadi penjaga kerukunan dan perdamaian di Kabupaten Bengkalis.







