IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (humas) Bengkalis – Rapat Koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis digelar sebagai upaya memperkuat sinergitas dalam mencapai target dan program kerja tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat kolaboratif, menghadirkan berbagai unsur pimpinan dan pejabat pelaksana di lingkungan LPPM, Selasa (31/03/2026)
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua LPPM, Wira Sugiarto, S.IP., M.Pd.I., yang dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas bidang guna meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa sinergitas antar pusat menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan serta memastikan setiap program berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris LPPM beserta sejumlah kepala pusat, di antaranya Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Asruari Misda, MA, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak, Mufaro’ah, M.Si, Kepala Pusat Moderasi Beragama, H. Amrizal, M.Ag, serta staf LPPM lainnya. Kehadiran seluruh unsur ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi serta merumuskan langkah strategis ke depan.
Dalam forum tersebut, dibahas secara mendalam rencana program kerja tahun 2026 yang meliputi penguatan penelitian berbasis kebutuhan masyarakat, peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan pengabdian, pengarusutamaan isu gender dan perlindungan anak, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat. Setiap kepala pusat diberikan kesempatan untuk memaparkan rencana kegiatan, target capaian, serta strategi implementasi yang akan dilakukan.
Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya integrasi antara hasil penelitian dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sehingga output yang dihasilkan tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kontribusi LPPM dalam pembangunan sosial, budaya, dan keagamaan di wilayah Bengkalis dan sekitarnya.
Ketua LPPM juga mengajak seluruh peserta rapat untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar unit kerja, serta memanfaatkan berbagai peluang kerja sama dengan pihak eksternal. Dengan demikian, program-program yang telah direncanakan dapat terlaksana secara optimal dan memberikan hasil yang maksimal.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan seluruh program LPPM tahun 2026. Diharapkan, melalui langkah-langkah strategis yang telah dirumuskan, LPPM IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dapat semakin berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat.







