IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (Humas) Bengkalis – Menutup akhir tahun 2025 dengan langkah strategis, Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis menerima kunjungan kehormatan dari pelaku industri asal Johor, Malaysia. Bapak Muhammad Thamrin, pemilik Mega Alif Manufacturer (produsen Alif VCO), hadir langsung di kampus IAIN Datuk Laksemana pada Senin, (29/12/2025).
Kunjungan ini disambut hangat di Gedung Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam oleh Wakil Ketua IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. Jarir, M.Ag, didampingi oleh Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Sandi Andika. M.A, serta sejumlah dosen dari lingkungan civitas akademik.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun jembatan kerja sama antara dunia pendidikan tinggi di Bengkalis dan sektor industri di Malaysia, khususnya dalam ranah ekonomi syariah dan kewirausahaan. Mengingat kedekatan geografis dan budaya (serumpun) antara Bengkalis dan Johor, kerja sama ini dinilai memiliki potensi keberhasilan yang tinggi.
Wakil Ketua IAIN Datuk Laksemana, Dr. Jarir, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesediaan Bapak Muhammad Thamrin untuk berbagi wawasan dan membuka peluang kolaborasi.
“Kehadiran Bapak Muhammad Thamrin bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan simbol eratnya hubungan persaudaraan dan potensi ekonomi antara Bengkalis dan Johor. Kami berharap IAIN Datuk Laksemana dapat menjadi mitra strategis dalam riset maupun pengembangan SDM yang siap bersaing di pasar global,” tutur Dr. Jarir.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Bapak Sandi Andika, M.A menyoroti pentingnya kehadiran praktisi industri seperti Owner Alif VCO untuk memberikan perspektif nyata kepada dunia akademik.
“Bagi Prodi Ekonomi Syariah, kunjungan ini membuka wawasan tentang bagaimana prinsip syariah diterapkan dalam industri manufaktur modern seperti Alif VCO. Kami menargetkan adanya tindak lanjut berupa program magang mahasiswa atau kuliah tamu di masa mendatang,” ungkap Sandi Andika.
Dalam diskusi yang berlangsung akrab, Bapak Muhammad Thamrin memaparkan pengalaman Mega Alif Manufacturer dalam mengembangkan produk Virgin Coconut Oil (VCO) berkualitas ekspor. Beliau juga menyatakan keterbukaannya untuk bersinergi dengan IAIN Datuk Laksemana dalam memberdayakan potensi lokal Bengkalis agar bisa menembus pasar internasional.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diakhiri dengan diskusi teknis mengenai draf kesepahaman (MoU) serta sesi foto Bersama.







