IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (Humas) Bengkalis – Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Dr. Imam Ghozali turut hadir pada kesempatan Musyawarah Wilayah ke IV Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) yang diselenggarakan di Aula Fakultas Hukum, Universitas Islam Riau (UIR) Selasa (16/06/2026).
Kehadiran dalam pertemuan ini bukan sekadar partisipasi biasa, melainkan wujud nyata keinginan fakultas untuk terlibat aktif dalam pengembangan keilmuan hukum tata negara. Sebagai instansi pendidikan yang berbasis Islam, keterlibatan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dalam asosiasi profesi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat jaringan akademik dan memperluas wawasan keilmuan dosen di bidang hukum.
Agenda utama dalam Muswil ke-IV ini adalah pembahasan program kerja organisasi serta pemilihan ketua APHTN-HAN wilayah Riau yang baru. Suasana musyawarah berlangsung dengan khidmat, di mana para pakar dan pengajar hukum dari berbagai perguruan tinggi di Riau berkumpul untuk menyatukan visi dalam memajukan kualitas pendidikan hukum di wilayah tersebut.
Salah satu momen berkesan dalam pembukaan acara tersebut adalah ketika Dekan FSEI IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. Imam Ghozali, M.Pd.I., diminta untuk memimpin doa. Kepercayaan ini menjadi simbol bahwa peran aktif IAIN Datuk Laksemana Bengkalis diakui dan dihargai oleh para akademisi dari berbagai perguruan tinggi lain yang hadir dalam forum bergengsi tersebut.

Dr. Imam Ghozali, M.Pd.I., menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam APHTN-HAN adalah bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas Program Studi Hukum Tata Negara di FSEI. Dengan berada di dalam asosiasi, fakultas dapat dengan mudah mengikuti perkembangan terkini terkait isu hukum tata negara dan hukum administrasi negara yang sedang hangat dibahas.
“Kami sangat bangga bisa menjadi bagian dari forum ini. Melalui partisipasi aktif dalam muswil ini, kami ingin membawa semangat kolaborasi ke kampus kami. Harapannya, hasil dari musyawarah ini dapat memberikan kontribusi besar bagi kemajuan prodi di FSEI, terutama dalam upaya kita memberikan pendidikan yang lebih relevan bagi mahasiswa,” ujar Dr. Imam Ghozali.
Lebih lanjut, keterlibatan aktif dalam asosiasi ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi, baik dalam bentuk pertukaran dosen, penelitian bersama, maupun pengembangan kurikulum. IAIN Datuk Laksemana Bengkalis berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam setiap kegiatan ilmiah guna memastikan standar mutu pendidikan di fakultas tetap terjaga dan selalu adaptif dengan perkembangan zaman.








