Bengkalis – Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah semester 4 melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMAN 1 Bantan dengan mengusung tema “Gen Z Melek Financial Digital: Perbankan Syariah di Era Teknologi” Kamis (18/06/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan generasi muda di era digital.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial (financial technology), pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang bijak menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi generasi Z yang saat ini sangat dekat dengan penggunaan layanan digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan edukasi mengenai literasi keuangan digital sekaligus memperkenalkan konsep perbankan syariah sebagai sistem keuangan berbasis prinsip Islam.
Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Bantan dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. SMAN 1 Bantan diwakili oleh Ibu Sunarti selaku perwakilan sekolah yang hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan berada di bawah bimbingan dosen pembimbing, yaitu Zulfikar Hasan, yang turut memberikan arahan dan pendampingan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.
Dalam keterangannya, Zulfikar Hasan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi pembelajaran mahasiswa di lapangan serta sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial dan literasi keuangan di kalangan pelajar.
“Kegiatan pengabdian ini sangat penting karena mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga turun langsung ke masyarakat untuk memberikan edukasi. Tema literasi keuangan digital dan perbankan syariah ini juga sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana generasi muda harus cerdas dalam menggunakan layanan keuangan berbasis teknologi,” ujar Zulfikar Hasan.
Dalam kegiatan inti, materi disampaikan oleh dua orang perwakilan mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami oleh siswa. Materi mencakup pengenalan literasi keuangan digital, pemanfaatan layanan keuangan digital secara bijak, serta dasar-dasar perbankan syariah dan perbedaannya dengan sistem konvensional.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Para siswa SMAN 1 Bantan terlihat antusias dalam mengikuti diskusi, dengan berbagai pertanyaan seputar penggunaan aplikasi keuangan digital, keamanan transaksi online, hingga penerapan prinsip syariah dalam sistem perbankan modern.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa literasi keuangan digital merupakan topik yang sangat relevan bagi pelajar saat ini. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa dalam mengelola keuangan secara bijak, aman, dan sesuai prinsip syariah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus berkontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya dalam peningkatan literasi keuangan generasi muda.







