IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (Humas) Rangsang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Desa Wonosari Dusun 1 dan Dusun 2 sukses menggelar kegiatan sosialisasi edukatif di SMAN 1 Rangsang pada Selasa (04/08/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Manajemen Pendidikan di Era Perubahan Sosial: Memilih Pendidikan yang Tepat untuk Masa Depan Remaja” guna memberikan arah dan motivasi bagi para siswa menjelang kelulusan.
Acara yang dirancang untuk membuka wawasan generasi muda ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan pihak sekolah. Turut hadir Camat Rangsang yang diwakili oleh Bapak Safarudin, S.Pd., Kapolsek Rangsang, Kepala SMAN 1 Rangsang Drs. Sumali, perwakilan majelis guru, serta puluhan siswa yang menjadi peserta utama dalam sosialisasi tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama. Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Aminurrahman, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan pengabdian ini. Ia berharap materi yang disajikan mampu memotivasi para siswa agar lebih bijaksana dalam menentukan arah pendidikan serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Rangsang, Drs. Sumali, yang mengapresiasi inisiatif para mahasiswa KKN. Beliau menegaskan bahwa pendidikan memegang peran vital dalam membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing secara sehat di tengah pesatnya perkembangan dan perubahan sosial masyarakat.
Acara sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Bapak Safarudin, S.Pd., mewakili Camat Rangsang. Dalam pengarahannya, beliau menyampaikan bahwa dinamika perubahan sosial menuntut generasi muda untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Beliau juga memuji sinergi positif antara perguruan tinggi dan institusi sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Rangsang.
Memasuki sesi inti, materi disampaikan secara kolaboratif oleh dua mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, yaitu Putri Ananda dari Jurusan Manajemen Pendidikan Islam dan Siti Hadijah dari Jurusan Sosiologi Agama. Kedua narasumber memaparkan pentingnya manajemen pendidikan, tantangan era globalisasi, serta strategi memilih jalur pendidikan yang berorientasi pada bakat, minat, dan peluang karier masa depan.
Tercatat sebanyak kurang lebih 90 orang siswa hadir di lokasi acara untuk menyimak seluruh rangkaian materi yang disajikan oleh pemateri dari kelompok mahasiswa KKN.

Dalam penyampaian materinya, Putri Ananda menjelaskan bahwa hakikat pendidikan bukan sekadar sarana untuk memperoleh selembar ijazah formal. Lebih dari itu, pendidikan tinggi berfungsi sebagai wadah untuk membangun kemampuan berpikir kritis, mengasah keterampilan, membentuk karakter, serta meningkatkan daya saing.
Salah satu sorotan utama dalam diskusi yang dipandu oleh mahasiswa KKN tersebut adalah fenomena lokal di mana banyak lulusan SMA yang memilih langsung bekerja. Menanggapi hal tersebut, pemateri menyampaikan bahwa bekerja selepas sekolah adalah pilihan yang patut dihargai, namun kuliah tetaplah sebuah investasi jangka panjang yang membuka peluang karier lebih baik.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan interaktif ini ditutup dengan sesi diskusi, penyerahan sertifikat kepada narasumber, serta foto bersama. Melalui sosialisasi ini, para siswa SMAN 1 Rangsang diharapkan memiliki perencanaan masa depan yang lebih matang, berkarakter adaptif, serta termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.







