Bengkalis – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDK) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis berkolaborasi dengan komunitas Suku Seni akan menggelar Seminar Meneroka Sastra Pesisir pada Rabu, 20 Agustus 2026.
Kegiatan bertempat di Gedung Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan akan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso.
Selain seminar, agenda juga dirangkai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding atau MoU antara IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dengan Balai Bahasa Provinsi Riau.

Dekan FDK IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, Dr. Jarir, M.Ag dijadwalkan hadir sebagai salah satu narasumber. Narasumber lainnya adalah sastrawan Riau asal Bengkalis, Musa Ismail, dan Marhalim Zaini.
Seminar ini mengangkat tema sastra pesisir sebagai upaya menghidupkan kembali khazanah budaya Melayu di wilayah pesisir Riau, khususnya Bengkalis.
Panitia berharap kegiatan ini menjadi ruang temu antara akademisi, sastrawan, mahasiswa, dan masyarakat untuk mendiskusikan peran sastra dalam dakwah, komunikasi, dan pelestarian budaya lokal.
“Melalui seminar ini FDK ingin menunjukkan bahwa dakwah dan komunikasi tidak hanya di mimbar dan media, tetapi juga melalui sastra. Sastra pesisir adalah identitas kita,” ujar perwakilan panitia.
Kegiatan ini tindak lanjut dari MOU antara FDK IAIN Datuk Laksamana Bengkalis dengan suku seni Riau dan seminar ini terbuka untuk umum, khususnya mahasiswa, guru, pegiat literasi, dan komunitas seni di Bengkalis.







