Tanah Merah, 10 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Datuk Laksamana Bengkalis menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) dan NPK bagi Masyarakat Desa Tanah Merah, pada Senin (10/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Anggrek, Dusun Permai, Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kegiatan ini diikuti oleh kader dan perangkat Desa Tanah Merah. Workshop tersebut merupakan salah satu bentuk edukasi yang diberikan mahasiswa KKN kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan organik yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai pupuk, serta peningkatan pemahaman terkait penggunaan pupuk NPK untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
Ketua Pelaksana, Cahya Ramadhani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat dan dapat diaplikasikan oleh masyarakat. Pemanfaatan bahan organik di lingkungan sekitar juga diharapkan menjadi upaya dalam mengurangi limbah sekaligus menyediakan alternatif pupuk yang lebih ekonomis.
“Melalui workshop ini, kami berharap masyarakat dapat memahami cara memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di sekitar dan mengaplikasikannya untuk mendukung kegiatan pertanian,” ujar Cahya Ramadhani sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Sementara itu, Kepala Desa Tanah Merah, Bapak Amansyah, S.Pd., memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap pelaksanaan workshop tersebut. Beliau menyambut baik kegiatan mahasiswa KKN yang dinilai mampu menambah wawasan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian dan pengelolaan limbah organik.
Materi workshop disampaikan oleh M. Lathifil Ansori dan Melani Rahmi. Para pemateri tidak hanya memberikan penjelasan mengenai pentingnya unsur hara bagi kesuburan tanah, tetapi juga melakukan praktik secara langsung mengenai pemanfaatan pupuk organik cair dan NPK. Dalam praktik tersebut, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan bahan-bahan yang tersedia di sekitar, termasuk air cucian beras sebagai salah satu bahan dalam pembuatan pupuk organik cair.
Selain itu, pemateri juga memberikan contoh pengaplikasian pupuk secara langsung pada tanaman cabai, sehingga peserta dapat melihat dan memahami cara penggunaan pupuk pada tanaman secara praktis. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pupuk NPK yang mengandung tiga unsur hara utama, yaitu nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik sebagai pupuk, menjaga kesuburan tanah, serta meningkatkan efisiensi biaya pertanian. Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksamana Bengkalis berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan oleh kader dan perangkat Desa Tanah Merah serta memberikan kontribusi dalam mewujudkan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.







