IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (Humas) Pekanbaru — Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis menjalin kerja sama dengan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Sabtu (03/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Islam Riau, Pekanbaru, dan dihadiri oleh Dekan FSEI IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. Imam Ghozali, M.Pd.I. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan lembaga negara, khususnya dalam pengembangan keilmuan, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, serta dukungan keahlian untuk menunjang pelaksanaan tugas, wewenang, dan fungsi kelembagaan.
Penandatanganan nota kesepahaman ini tidak hanya menjadi bentuk penguatan hubungan kelembagaan, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan kolaborasi yang lebih luas antara dunia akademik dan praktik penyelenggaraan negara.

Bagi FSEI IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, kerja sama ini memiliki relevansi dengan pengembangan bidang keilmuan syariah, hukum, dan ekonomi Islam yang menjadi fokus pendidikan di lingkungan fakultas. Melalui kolaborasi dengan Badan Keahlian DPR RI, ruang pengembangan akademik diharapkan semakin terbuka, terutama dalam memperkaya perspektif mahasiswa dan sivitas akademika mengenai proses perumusan kebijakan, pembentukan regulasi, serta dinamika penyelenggaraan pemerintahan. Keterhubungan antara teori yang dipelajari di ruang kuliah dan praktik kelembagaan diharapkan dapat membantu membangun pemahaman akademik yang lebih kontekstual dan aplikatif.
Dalam kerangka tridharma perguruan tinggi, kerja sama ini juga berpotensi mendukung pengembangan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi dapat diarahkan pada pertukaran pengetahuan, pengembangan kajian bersama, diskusi ilmiah, seminar, maupun kegiatan akademik lain yang relevan dengan kebutuhan kedua belah pihak.
Kehadiran Dekan FSEI, Dr. Imam Ghozali, M.Pd.I., dalam kegiatan tersebut mencerminkan keterlibatan fakultas dalam memperluas jejaring kemitraan dan membuka peluang pengembangan institusi melalui kerja sama lintas lembaga. Kemitraan semacam ini menjadi penting di tengah tuntutan pendidikan tinggi yang semakin mendorong penguatan kompetensi lulusan, relevansi kurikulum, dan keterkaitan antara pembelajaran akademik dengan kebutuhan masyarakat. Dengan adanya landasan kerja sama tersebut, FSEI memiliki peluang untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif yang dapat memberikan pengalaman dan wawasan lebih luas bagi mahasiswa maupun dosen.







