Bengkalis – Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis. Kolaborasi penelitian antardosen berhasil meraih penghargaan Best Paper Award dalam The 5th Annual International Conference on Islamic Economic, Business, and Philanthropy (AICIEBP) 2026 yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2026 di UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia.
Penghargaan ini menjadi pencapaian tersendiri karena hanya 10 artikel yang terpilih sebagai penerima Best Paper Award dari total 262 paper yang dipresentasikan dalam konferensi internasional tersebut. Artikel hasil kolaborasi dosen IAIN Datuk Laksemana Bengkalis menjadi salah satu dari 10 artikel yang memperoleh penghargaan tersebut.
Artikel berjudul “Digital Resilience and Technology Risks in Island-Based Hajj: An Enterprise Risk Management Framework” ini ditulis oleh Zulfikar Hasan, Mizan Abrory, dan Endah Dwi Jayanti. Ketiganya merupakan dosen IAIN Datuk Laksemana Bengkalis yang berkolaborasi dalam mengembangkan kajian mengenai ketahanan digital dan pengelolaan risiko teknologi dalam layanan penyelenggaraan ibadah haji.
Penelitian tersebut membahas ketahanan digital serta risiko teknologi dalam layanan haji di wilayah kepulauan. Melalui pendekatan Enterprise Risk Management (ERM), kajian ini menyoroti pentingnya identifikasi dan pengelolaan risiko teknologi guna mendukung layanan haji digital yang lebih tangguh, andal, dan inklusif, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para penulis, tetapi juga menjadi kontribusi positif bagi IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dalam pengembangan budaya riset dan publikasi ilmiah. Kolaborasi antardosen tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama akademik dalam menghasilkan penelitian yang relevan dengan tantangan kontemporer serta kebutuhan masyarakat.







