IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (Humas) Bengkalis – Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSE) menggelar rapat rutin bulanan bersama para pimpinan dan jajaran staf dilingkungan fakultas, bersamaan dengan hal tersebut FSE juga melakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Anggaran Tahun 2027 pada Senin (6/7/2026). Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam yang berlangsung di Ruang Dosen FSE.
Bimbingan teknis ini menghadirkan dua narasumber dari bagian perencanaan, yaitu Ali Iskandar dan Sholihin, M.Pd.I. Keduanya menyampaikan materi mengenai mekanisme penyusunan anggaran, tahapan perencanaan program, serta pentingnya penyelarasan antara kebutuhan masing-masing unit dengan kebijakan dan prioritas institusi pada tahun anggaran 2027.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Dr. Imam Ghozali, M.Pd.I., dan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Dr. Jarir, M.Ag, para Wakil Dekan, Kasubag Umum, serta seluruh Ketua Program Studi di lingkungan Fakultas. Kehadiran para pimpinan dan pengelola program studi diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam proses penyusunan anggaran sehingga setiap program yang direncanakan dapat terlaksana secara optimal.
Selama pelaksanaan kegiatan peserta mendapatkan penjelasan mengenai prinsip-prinsip penyusunan anggaran berbasis perencanaan, mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan usulan kegiatan, hingga strategi penyusunan anggaran yang akuntabel dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sesi diskusi juga berlangsung interaktif, memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses perencanaan anggaran di masing-masing unit.
Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Dr. Imam Ghozali, M.Pd.I., turut menegaskan bahwa penyusunan anggaran merupakan bagian penting dalam menentukan arah pengembangan fakultas. Oleh karena itu, setiap unit diharapkan mampu menyusun program yang terukur, realistis, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui bimbingan teknis ini, saya berharap seluruh pengelola di lingkungan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam dapat menyusun anggaran Tahun 2027 secara lebih terencana, tepat sasaran, dan selaras dengan visi serta target pengembangan fakultas. Anggaran bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan instrumen strategis untuk mewujudkan program-program yang berkualitas dan berdampak,” ujar Dr. Imam Ghozali, M.Pd.I.
Dengan terselenggaranya kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Anggaran Tahun 2027 ini, diharapkan seluruh unsur pimpinan dan pengelola program di Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam memiliki persepsi yang sama dalam proses perencanaan anggaran. Kesamaan pemahaman tersebut menjadi modal penting untuk menghasilkan dokumen anggaran yang berkualitas, akuntabel, dan mampu mendukung pencapaian target kinerja fakultas pada tahun 2027.








