IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (humas) Bengkalis – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis sukses menyelenggarakan International Seminar On Arabic Language and Religion (ISAR ’26) dengan tema “Arabic Language in Islamic Studies and Knowledge Transformation in the Era of Artificial Intelligence (AI)”, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan internasional tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh Rektor beserta unsur pimpinan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso beserta unsur Forkopimda, serta rombongan akademisi dari Unit Bahasa Arab Fakulti Pengajian Islam (FPI) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).
Seminar ini menjadi wadah akademik dalam membahas perkembangan bahasa Arab dan transformasi keilmuan Islam di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Selain menghadirkan pemateri dari dalam dan luar negeri, kegiatan ini juga diikuti oleh para dosen dan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. H. Abu Anwar, M.Ag menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar internasional tersebut. Menurutnya, perkembangan AI harus menjadi peluang bagi dunia pendidikan Islam untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
“Bahasa Arab memiliki posisi strategis dalam pengembangan studi Islam. Di era Artificial Intelligence, perguruan tinggi dituntut mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana transformasi ilmu pengetahuan yang tetap berlandaskan nilai-nilai akademik dan keislaman,” ujarnya.
Rektor juga berharap kegiatan ISAR ’26 dapat memperkuat jejaring akademik internasional dan meningkatkan kualitas riset serta kolaborasi antarperguruan tinggi.
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso dalam sambutannya menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap pengembangan pendidikan tinggi dan kegiatan akademik bertaraf internasional.
“Kegiatan seperti ini sangat positif dalam memperluas wawasan generasi muda, khususnya dalam menghadapi tantangan global dan perkembangan teknologi. Kami berharap IAIN Datuk Laksemana Bengkalis terus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam di daerah,” ungkapnya.
Dr. Ibtisam Abdullah, yang merupakan Ketua Unit Bahasa Arab Fakulti Pengajian Islam (FPI) UKM turut menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari IAIN Datuk Laksemana Bengkalis. Ia menilai seminar internasional tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan akademik antarnegara serumpun.
“Kami melihat semangat kolaborasi yang sangat baik di IAIN Datuk Laksemana Bengkalis. Semoga kerja sama akademik dan pertukaran keilmuan antara Malaysia dan Indonesia dapat terus berkembang, khususnya dalam bidang bahasa Arab, pendidikan Islam, dan teknologi,” tuturnya.
Setelah rangkaian acara pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara pimpinan, narasumber, tamu undangan, dan peserta seminar. Selanjutnya dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan serta cenderamata kepada para narasumber dan delegasi sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusi dalam kegiatan International Seminar On Arabic Language and Religion (ISAR ’26).
Usai sesi tersebut, seminar dilanjutkan dengan presentasi paper yang terbagi ke dalam empat room seminar. Sebanyak 70 presenter turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, dengan rincian 34 peserta mengikuti secara offline dan 36 peserta mengikuti secara online.
Para presenter berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, sejumlah perguruan tinggi di Malaysia, serta peserta dari negara-negara Arab. Beragam topik dipaparkan dalam forum ilmiah tersebut, mulai dari pengembangan bahasa Arab, pendidikan Islam, hingga transformasi ilmu pengetahuan di era Artificial Intelligence (AI).
Sesi presentasi berlangsung interaktif dan dinamis, sekaligus menjadi wadah pertukaran gagasan, penguatan jejaring akademik, serta kolaborasi keilmuan antarpeneliti dan perguruan tinggi dari berbagai negara.







