IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (Humas) Jawa Timur — Dosen IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Saifullah, M.E, hadir mewakili kampusnya dalam rangkaian agenda strategis tingkat nasional dan internasional. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Prodi dan Jurusan Ekonomi Syariah Indonesia (APSIESI) bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) serta Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UINSATU). Keikutsertaan ini menegaskan komitmen IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dalam meningkatkan mutu akademik menuju standar global, sekaligus memperluas kontribusi pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan Ekonomi Syariah.
Sebagai bagian dari kolaborasi antarkampus, Saifullah aktif mengisi kegiatan Visiting Lecturer di FEBI UINSATU yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 7 hingga 11 September 2026. Program dosen tamu ini menjadi wadah pertukaran wawasan, riset, dan kepakaran Ekonomi Syariah antara akademisi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia dengan civitas akademika FEBI UINSATU.
Dalam pertemuan APSESI yang dilaksanakan di sela-sela kegiatan tersebut, para akademisi turut merumuskan langkah strategis untuk memperkuat kesiapan program studi dalam meraih Akreditasi Unggul LAMEMBA hingga persiapan menuju akreditasi internasional. Fokus pembahasan mencakup penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan tata kelola akademik, serta skema kolaborasi antarprodi guna mendukung Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi.
Selain kegiatan akademik di dalam kelas, pada Selasa, 8 September 2026, Saifullah bersama delegasi akademisi juga mengikuti Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Resilience of Fisherman and Coastal MSMEs in Southern East Java” di Pantai Sine, Tulungagung. Agenda ini menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata pesisir melalui literasi keuangan syariah berupa edukasi pemanfaatan akad Wadi’ah untuk mengamankan tabungan nelayan dan hasil UMKM, serta dukungan perbankan lewat kolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Tulungagung terkait penyediaan program pembiayaan usaha pesisir. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diisi dengan penguatan sertifikasi halal untuk mendongkrak daya saing produk UMKM pesisir, serta sesi pengayaan wawasan blue economy bersama pakar dari Curtin University / Circular Economics Pte Ltd, Mr. Asif Iqbal Siddiqui, Ph.D., yang membahas pengelolaan sampah pesisir dan pelestarian ekosistem laut.
Rangkaian kegiatan maraton ini kemudian ditutup dengan keikutsertaan para delegasi dalam Student Mobility Program di Kampung Coklat, Blitar. Agenda tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan praktis kewirausahaan berbasis potensi lokal sekaligus mempererat jejaring antar-mahasiswa. Melalui keikutsertaan sepanjang 7 hingga 11 September 2026 ini, Saifullah berharap berbagai hasil strategis—mulai dari penguatan kurikulum OBE, kolaborasi visiting lecturer, hingga model PKM internasional—dapat diimplementasikan dengan baik demi kemajuan mutu akademik dan pengabdian di lingkungan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.







