IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (Humas) Bengkalis*– Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Datuk Laksemana Bengkalis secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung di Ruang Lantai 2, Gedung Pembelajaran dan Layanan Mahasiswa, pada Rabu (29/04/2026).
Prosesi penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Dekan FTIK IAIN Bengkalis, Dr. H. Nasrun Harahap.S.Pd, MA., dan Direktur Pascasarjana UIN Banten, Prof. Dr. Wasehudin, M.Si. Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan mutu akademik kedua institusi, khususnya di bidang pendidikan dan literasi ilmiah.
MoA yang disepakati mencakup dua poin utama, yakni program Visiting Lecture (Dosen Tamu) dan kolaborasi Reviewer Jurnal. Program ini dirancang untuk mulai diimplementasikan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Melalui kerja sama ini, dosen dari kedua belah pihak akan saling bertukar ruang kelas secara virtual maupun luring untuk memberikan perspektif baru bagi mahasiswa. Selain itu, kolaborasi dalam pengelolaan jurnal diharapkan mampu meningkatkan kualitas publikasi ilmiah melalui pertukaran reviewer yang ahli di bidangnya.
Dekan FTIK IAIN Bengkalis, Dr. H. Nasrun Harahap.S.Pd, MA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk memperluas jejaring akademik fakultas.
“Kami tidak ingin kerja sama ini hanya berhenti di atas kertas. Kehadiran Prof. Wasehudin dari UIN Banten adalah energi baru bagi kami. Dengan adanya visiting lecture, mahasiswa kami akan mendapatkan wawasan yang lebih luas dari pakar di luar kampus. Begitu juga dengan reviewer jurnal, ini krusial untuk menjaga objektivitas dan kualitas tulisan ilmiah di FTIK,” ujar Dr. Nasrun
Senada dengan hal tersebut, Direktur Pascasarjana UIN Banten, Prof. Dr. Wasehudin, M.Si., menyatakan apresiasinya atas sambutan hangat dari pihak IAIN Bengkalis. Beliau memandang kolaborasi lintas institusi sebagai sebuah keharusan di era pendidikan modern.
“UIN Banten berkomitmen untuk maju bersama IAIN Bengkalis. Pertukaran ilmu melalui dosen tamu akan memperkaya khazanah intelektual mahasiswa kita. Saya melihat potensi besar di sini, dan kami siap mengirimkan SDM terbaik kami untuk berkontribusi pada semester ganjil mendatang. Semoga ini menjadi amal jariyah yang membawa kemajuan bagi pendidikan Islam di Indonesia,” ungkap Prof. Wasehudin.
Kedua belah pihak sepakat untuk segera menyusun jadwal teknis agar program ini berjalan mulus pada bulan September mendatang. Kegiatan penandatanganan MoA ini ditutup dengan sesi diskusi mengenai pengembangan kurikulum dan foto bersama.
Dengan adanya kerja sama ini, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis terus membuktikan komitmennya untuk menjadi institusi yang adaptif, kolaboratif, dan unggul.







