IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Bengkalis – Dunia pendidikan tinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring global.
Pada Kamis, 4 Juni 2026, tiga perguruan tinggi lintas negara—The University of Shiga Prefecture (Jepang), IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, dan Universitas Lancang Kuning (Unilak)—menggelar pertemuan daring via Zoom Meeting untuk menjajaki kerja sama multilateral di bidang akademik.
Kolaborasi internasional yang strategis ini berhasil dijajaki berkat inisiatif dari Juwandi, Ade Idra Suhara, dan Muhammad Sayuti. Ketiga tokoh ini sebelumnya telah dikenal aktif bersinergi dalam menyukseskan berbagai kegiatan kemasyarakatan dan kebudayaan di wilayah Bukit Batu.
Pertemuan yang berlangsung produktif selama satu jam tersebut dihadiri langsung oleh para delegasi penting dari masing-masing kampus, antara lain:
The University of Shiga Prefecture: Diwakili oleh Dr. Haruka (Dosen Program Studi Komunikasi dan Budaya).
IAIN Datuk Laksemana Bengkalis: Diwakili oleh Dr. Imam Ghozali (Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam), Dr. Khoiry (Wakil Dekan I Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam), serta Sandi Andika (Ketua Program Studi Ekonomi Syariah).
Universitas Lancang Kuning: Diwakili oleh Jefri Al Malay (Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya), dan Deni Afriadi (Ketua Program Studi Bahasa Melayu, Fakultas Ilmu Budaya).
Fokus Kolaborasi: Riset hingga Pertukaran Mahasiswa
Dalam diskusi tersebut, ketiga belah pihak membahas sejumlah poin krusial yang akan menjadi landasan kerja sama ke depan. Fokus utama kolaborasi ini meliputi:
Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat: Kolaborasi penelitian kolektif yang berdampak langsung pada publik.
Mobilitas Akademik: Program pertukaran mahasiswa (student exchange) serta pertukaran dosen (lecturer exchange).
Pengembangan Dunia Akademis: Berbagai inovasi kegiatan ilmiah lainnya yang relevan dengan rumpun keilmuan masing-masing institusi.
Sambutan Hangat dan Komitmen para Pimpinan
Rencana kolaborasi ini mendapat respons yang sangat positif dari para perwakilan akademisi yang hadir.
Dosen Komunikasi dan Budaya The University of Shiga Prefecture, Dr. Haruka, berharap agar poin-poin kesepahaman ini dapat segera diimplementasikan dalam waktu dekat.
”Semoga kerja sama ini segera terealisasi. Kolaborasi antara Indonesia dan Jepang dalam ruang lingkup komunikasi dan budaya sangat penting untuk membangun sekaligus memperkaya dunia keilmuan,” ujarnya.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. Imam Ghozali. Ia menekankan bahwa sinergi ini memiliki visi jangka panjang yang besar.
”Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif ini. Semoga kerja sama lintas fakultas dan lintas negara ini bisa ikut serta dalam membangun peradaban yang lebih baik,” tutur Dr. Imam.
Sementara itu, perwakilan dari Universitas Lancang Kuning, Jefri Al Malay, menyatakan kesiapan penuh dari pihak Unilak untuk bergerak cepat menyambut peluang emas ini.
”Kami tentunya senang sekali dan siap ‘jemput bola’ untuk segera memulai kajian-kajian serta riset kolaborasi yang telah direncanakan ini,” tegas Jefri.
Pertemuan awal ini diharapkan menjadi jembatan kokoh bagi ketiga institusi dalam melahirkan inovasi akademik, sekaligus mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang melalui koridor pendidikan dan kebudayaan.







