Tulungagung — Tiga mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Nur Fatimah Az-zahra, Naylasta Azzahro, dan Febri Helpina, turut berpartisipasi dalam rangkaian SATU ICON International Conference 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama 5 hari, mulai 7 hingga 11 September 2026, dengan berbagai agenda akademik dan kegiatan pengembangan mahasiswa. Dalam konferensi tersebut, ketiganya mempresentasikan paper berjudul “Navigating Social-Ecological Tensions: Proposing Green Zakat and Waqf for Sustainable Development in Indonesia”, yang membahas potensi zakat dan wakaf hijau sebagai instrumen ekonomi Islam dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Selain agenda konferensi, ketiga mahasiswa juga mengikuti Student Mobility Program yang dilaksanakan di Kampung Coklat, Blitar. Kegiatan ini diisi dengan berbagai agenda menarik dan edukatif, seperti Study Tour to Kampung Coklat, Games Based Learning, serta SATU ICON Poster Competition.
Tak hanya unggul di panggung presentasi ilmiah, ketiganya juga menunjukkan kiprah aktif dalam Student Mobility Program internasional yang berpusat di pusat ekonomi kreatif Kampung Coklat, Blitar. Di sana, mereka terlibat dalam serangkaian agenda lintas budaya dan edukasi global, seperti Study Tour, Games-Based Learning, hingga unjuk kreativitas di ajang SATU ICON Poster Competition.
Keikutsertaan ini mempertegas kapasitas dan daya saing mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis di level internasional. Selain memperluas jejaring kolaborasi global dengan peserta dari berbagai negara, pencapaian ini menjadi pembuktian nyata bahwa generasi muda Indonesia mampu menghadirkan solusi berbasis ekonomi Islam untuk isu-isu keberlanjutan dunia.







