IAIN Datuk Laksemana Bengkalis (humas) Bengkalis – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis dinyatakan lolos tahap verifikasi Self-Assessment Questionnaire (SAQ) dalam pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Rabu (04/11/2026).
Berdasarkan pengumuman Komisi Informasi Pusat, keberhasilan melewati tahap verifikasi SAQ ini mengantarkan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis untuk melanjutkan ke tahapan Uji Publik Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026. Uji publik dijadwalkan berlangsung pada Selasa hingga Kamis, 10–12 November 2026, sesuai jadwal yang telah ditetapkan bagi masing-masing badan publik.
Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. H. Abu Anwar, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta seluruh unit kerja yang telah berkontribusi dalam memenuhi berbagai indikator penilaian SAQ 2026. Rektor juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama, dedikasi, dan komitmen seluruh pihak dalam mendukung keterbukaan informasi publik di lingkungan kampus.
Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh jajaran IAIN Datuk Laksemana Bengkalis untuk bersama-sama berupaya dan mempersiapkan diri secara maksimal dalam menghadapi tahapan Uji Publik Keterbukaan Informasi Tahun 2026. Dengan kerja sama dan komitmen seluruh pihak, diharapkan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dapat memperoleh hasil yang maksimal serta kembali meraih predikat Informatif.
Sementara itu, Ketua PPID Utama IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. Chanifudin, M.Pd menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh unit kerja yang telah memberikan dukungan dalam proses pengisian SAQ, penyediaan dokumen pendukung, hingga tahapan verifikasi.
Ia juga menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan tahun kedua bagi IAIN Datuk Laksemana Bengkalis mengikuti tahapan Uji Publik Keterbukaan Informasi Publik. Pengalaman pada tahun sebelumnya menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas layanan informasi publik.
“Pada tahun ini, kami kembali berkesempatan mengikuti Uji Publik untuk kedua kalinya. Tentu, ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan informasi publik. Kami berharap IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dapat kembali meraih predikat Informatif sebagaimana capaian yang telah diraih sebelumnya. Namun, yang paling utama adalah bagaimana komitmen keterbukaan informasi ini terus diwujudkan dalam pelayanan nyata kepada masyarakat,” ungkapnya.
Keberhasilan melewati verifikasi SAQ 2026 ini menjadi wujud komitmen pimpinan dan seluruh stakeholder IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dalam mendukung dan mewujudkan keterbukaan informasi publik. Komitmen tersebut diharapkan terus diperkuat melalui peningkatan kualitas pengelolaan dan pelayanan informasi yang transparan, mudah diakses, dan akuntabel.







