Bengkalis — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan amanah yang diberikan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kehidupan keagamaan di Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, di Jombang, Kamis (27/8/2026), di tengah munculnya dukungan agar Menteri Agama Nasaruddin Umar masuk dalam bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 NU.
Kamaruddin Amin menegaskan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar tetap berfokus menjalankan tugas dan amanah pemerintahan. Fokus tersebut diarahkan pada peningkatan kualitas kehidupan keagamaan, penguatan kerukunan umat beragama, serta pengembangan pendidikan agama dan keagamaan di Indonesia.
Komitmen tersebut mendapat sambutan baik dari Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr. H. Abu Nawar, M.Ag. Menurutnya, fokus Menteri Agama dalam menjalankan amanah pemerintahan merupakan hal penting untuk memastikan berbagai agenda strategis Kementerian Agama dapat berjalan secara optimal.
“Sebagai bagian dari perguruan tinggi keagamaan Islam, kami menyambut baik komitmen Kementerian Agama untuk terus fokus menjalankan amanah dan program strategis yang telah ditetapkan pemerintah, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan serta memperkuat kerukunan umat beragama,” ujar Rektor IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
Ia menilai, penguatan kehidupan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang religius, moderat, serta menjunjung tinggi kerukunan dan persatuan bangsa.
Selain itu, penguatan pendidikan agama dan keagamaan juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi memiliki karakter, integritas, serta kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Rektor menambahkan, perguruan tinggi keagamaan memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda Kementerian Agama melalui peningkatan mutu pendidikan, pengembangan moderasi beragama, serta penguatan kontribusi mahasiswa dan sivitas akademika bagi masyarakat.







